Ketahuan Buang Sampah Sembarangan di Mataram, Didenda Rp 50 Juta

 

Mataram, redaksimedinas.com – Pemerintah Kota Mataram, NTB berencana akan segera memberlakukan sanksi berat bagi pembuang sampah di sembarang tempat. Tidak tanggung-tanggung denda maksimal yang dikenakan sebesar Rp 50 juta. Kini rencana pemberlakuan sanksi tersebut tengah dikaji Bagian Hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram.

Terbitnya Perda 10/2008 terkait Pengelolaan Sampah di kota Mataram sebenarnya lahir sejak 10 tahun lalu. Hanya saja sanksi yang diterapkan dalam pelaksanaannya masih setengah hati. Padahal dalam materi Perda dimaksud jelas sanksi bagi warga yang didapati membuang sampah sembarangan didenda maksimal Rp 50 juta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram Irwan Rahadi, Selasa (6/2) menjelaskan, dasar pemberian denda bagi pembuang sampah sembarangan di kota Mataram sudah jelas diatur dalam Perda yang sudah ditetapkan. “Masalah sampah di kota Mataram menjadi persoalan dari tahun ke tahun yang tak pernah tuntas. Meski fasilitas pengangkut sampah sudah disiapkan hingga masing-masing lingkungan. Sepertinya Perda yang kita buat tak mempan juga, makanya saatnya kita harus tegas mulai saat ini,” kata Irwan.

Dikatakan Irwan, pembuangan sampah oleh warga di TPS yang sudah disiapkan tidak menjadi soal. Yang menjadi persoalan justru warga yang membuang sampah di sembarang tempat, ditambah lagi pembuangan TPS ilegal yang menggangu keindahan dan kebersihan kota. Irwan tidak menampik jika pihaknya selama ini kesulitan menertibkan dan mengawasi keberadaan TPS ilegal. Pihaknya juga menemukan 9 TPS liar yang ada di sejumlah titik.

“Banyaknya TPS liar yang dibiarkan berserakan di sembarang tempat juga akan segera kita tertibkan,” tegas Irwan. Irwan meminta kepada warga masyarakat untuk menjaga kebersihan kota Mataram. Pembuangan sampah hendaknya di lokasi TPS yang sudah ditetapkan. “Kita minta jangan membuang sampah di sembarang tempat atau selain TPS dan depo sampah yang sudah ditempatkan do beberapa titik,” pinta Irwan.

Soal tumpukan sampah yang ada di Jalan Ahmad Yani Selagalas tersebut, Irwan mengatakan kalau itu adalah TPS liar. TPS resmi ada di dekat Lapangan Selagalas. Kalau ada yang mau buang sampah silahkan ke depo TPS, jangan dibuang di pinggir jalan, apalagi sampai dibiarkan numpuk seperti itu. “Itu TPS liar dan akan ditertibkan dalam waktu dekat ini,” tegasnya. (hrw)

About Media Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*